Louise Ebel - She is absolutely gorgeous and Inspired me a lots. Alix - She had a very-beautiful eyes and blog. Eleonore Bridge - Had a great taste of Vintage. I'm in love with her. Rachel Marie - She is have a cool style that I've ever met. Just Click - So many Inspiring peoples here. Go check this out! I can't write here, one by one.
- you can press anywhere on the blank space to close -
Kamis, 28 Juli 2011
Singapore
hai hai. Sudah lama aku gak posting blog. aku akan bercerita tentang secuil liburanku di Singapore beberapa waktu yg lalu.
Hari 1.
Sampe' Singapore udah Maghrib. Setelah sempat shock sama Bandara Changi yang besar (karena ini pertama kalinya aku ke Singapore) dan berbeda sekali dengan Juanda, aku dan keluarga seperti orang bego dengan bahasa Inggris yang.... lumayan.
Tujuanku ke Singapore, selain liburan, juga berusaha membangkitkan pikiran setelah patah hati dari seseorang yg kucintai. Daripada di rumah bengong galau terus kenapa kita gak coba membangkitkan semangat di negara orang? -o-
Pertama, setelah tanya ke information center di mana kita bisa mendapatkan Ez-Link Card, kita langsung pergi ke Skytrain di mana kita bisa langsung capcus dari Terminal 1 ke 2. FOR FREE. Dan di terminal 2 kita bisa menuju ke MRT Station yang bisa membawa kita ke mana-mana keliling Singapore (kalian hanya bisa beli Ez-Link Card di MRT Station dengan harga 15 SGD). Ohiya, kalian harus sering baca-baca petunjuk yaaa untuk travelers or backpackers. Kalau enggak, kalian bisa kesasar. Dan jangan lupa bawa peta. Ada kok di Bandara Changi buaaanyak.
Setelah naik kereta bawah tanah yang super duper bersih, kita sekeluarga turun di Station Novena. Langsung naik bus nomer 21 daaaaan, tibalah kita di Hotel. Aku seperti orang Singapore aja nih gak pake guide tapi bisa langsung sampai tujuan. And thanks a lot to google. :*
Setelah sampai di Hotel, kita kelaparan. Karena hotel yg aku tinggalin sementara deket sama food court, kenapa gak coba aja makan masakan Singapore. Well, setelah di lihat juga, kami agak kesusahan karena gak ada yg halal. Dikit. Ada juga Sate yang berubah nama menjadi Satay. Tapi masa' jauh-jauh ke Singapore cuma beli Sateeeee. -_-
Akhirnya kita beli mie daging sapi yang entah itu halal atau tidak. Karena papa yg super bawel masalah makanan, akhirnya kami menuju ke mall dekat hotel. Ada KFC dan MCD ! OMG. Emang udah mendunia yaaa.
Tapi sayang. Gak ada nasi. Sialan. Mana itu kentang goreng hambar banget gak ada gula. Pokoknya beda bener sama yang di Indonesia deeeh.
Setelah kenyang, kami langsung balik ke... Hotel dan... tidoooor buat hari ke 2.
Hari 2.
Pagi-pagi kami udah bangun. Karena aku udah buat jadwal acara keliling Singaporeeeee. huahuahua. Siap-siap kaki, siap-siap kamera, siap-siap air minum karena... Air mineral di sini lumayan mahal. Bisa sampai 2 SGD. Mahal gak tuuuh.
Jadwal pertama menuju Bugis Village ! Surganya belanja barang-barang buat oleh-oleh teman yang murah. Huahuahua. Langsung capcus dari hotel naik bis lagi nomer 21 lagi menuju MRT Novena. Dan setelah itu naik kereta lagi menuju ke Bugissssss. YAHUUUU.
Setelah sampai Bugis, kami belanja baju. 10 SGD dapet 3 kaos. hmmm lumayan merogoh kocek sih kalo di Rupiah.kan tapi yasudah orang gak bisa di tawar.
Terus gantungan kunci seharga.... 2 SGD. Yang ini lumayan murah lah soalnya bentuknya bagus-bagus. huehuehue.
Setelah puas berbelanja di sana, kami coba jalan lagi menuju Rumah Makan Hj. Maemunah. Aku dapat dari internet dan katanya enak, halal pula. wkwkwk.
Tapi juuuuauh kalo jalan kaki dari Bugis Village. -_- Dan aku udah ngerasain.
Tapi rasa makanannya enak sih, kayak masakan padang. Cuma gak sesedap di Indonesia (emang dasar lidah Indonesia) wkwkwk. Bahagianya, air mineral di sana gratis tis tis tis.
Habis itu selesai makan di sana, kami langsung naik MRT lagi dan capcus ke Orchard.
ORCHARD ROAD. Surganya bagi para perempuan seperti aku buat belanja. Bangunan yang super megah dan indah dengan berderet-deret brand tas, baju, dan produk-produk terkenal di dunia ada di sana. Mataku langsung biru dan mata mama langsung hijau.
Mama nyeret minta ke store Hermes dan aku nyeret mama ke toko sepatu dan Giordano yg ada SUMMER SALEEEEEE !!! SALEEEEE !!!!
Okay, itu lebay. Tapi sumpah baju Giordano jadi murah meriah di sana. Pelissss deh yaaaaa.
Aku seneng banget di sana sampe' sore. -_-
Setelah puas berbelanja dan berfoto-foto ria, aku langsung capcus naik MRT lagi menuju City Hall MRT. Jalan sampe' Fullerton Road, dan... ada kejadian paling berkesan di sini.
Orang Singapore, pengendara motor dan mobil di sana, amat sangat menghargai pejalan kaki sepertiku. Ketika kami ingin menyebrang di Zebra Cross, tanpa ada lambaian tangan, mobil dan motor pada berhenti sendiri di belakang garis Zebra Cross. Bagaimana aku tidak tersanjung.
Andai Indonesia memiliki niat seperti itu. Pasti senang liatnya.
Sampailah kami di Merlion Park ! :D
Maskot Singapore yang kalo belum foto di sana rasanya kurang afdol. Yasudah kami berfoto-foto ria di sana dengan pengunjung yang lain.
Saya senang di Singapore. Karena banyak bule bule ganteng bertebaran sana sini. wkwkwk.
Dan, kami jalan-jalan lagi ke Esplanade Park terus foto deket bangunan yang aku bilang sih mirip banget sama buah Durian....
Rencananya mau foto di patung Sir Thomas Stamford Raffles. Orang yang sudah menemukan Negara Singapore, tapi sayang. Museumnya lagi di renovasi. Ga asiiiik.
Rencananya juga sih mau naik Singapore Flyer yang kabarnya itu merupakan bianglala tertinggi di dunia melebihi tinggi bianglala London Eye. Bahkan katanya bisa kelihatan Indonesia sama Malaysia.
Tapi sekali lagi. Sayang sekali sodara sodara, Singapore Flyer lagi gak berfungsi. :(
Habis itu sampe' malem jalan-jalan ke Helix Bridge. Romantis deh kalo ajak pacar ke sini. Karena di setiap perjalanan kita di jembatan itu diiringi sama musik-musik romantis yang merdu sekali dengan kilauan cahaya lampu warna-warni di sekeliling bingkai jembatan yang asli seni banget.
Dan saat itu juga, aku keingat sama dia. Opayangkusayangdankucintaselamanya. :')
Andai kita berdua bisa menikmati perjalanan ini. Ahhh... sudahlah itu hanya impian yg gak akan pernah terwujud. He is happy now with someone else.
Setelah kecapekan dan perjalanan terakhir kita sampai di Marina Bay, ini sudah malam. Kami langsung naik MRT dari station Marina Bay dan capcus ke hotel. Tidur dan siapin tenaga buat besok seharian di Sentosa Island.
Hari 3.
Sentosa Island i'm coming !
Universal Studio i'm coming !
Songs of the Sea i'm coming !
Itulah yang ada di benakku pada waktu itu.
Well, masih naik MRT menuju ke Harbour Front Station. Setelah itu naik Sentosa Express lewat Vivo City... dan kaboom. Sampailah aku di Sentosa Island.
Langsung capcus ke Universal Studio dan foto-foto di bola dunia itu tuuuh yang terkenal. Kurang afdol rasanya kalo belum foto.
Niatku ke Universal ini mau main, permainan yang ekstriiim. Yang bikin sport jantung dan yang memacu adrenalin tentunyaaa.
Astaga aku seneng banget. Bisa ketemu KungFu Panda, Hewan di Madagascar, Woody Woodpecker, Charlie Chaplin, Joker, Marlyn Monroe, banyak deeeh. Meski foto-foto bareng mereka harus antri panjaaaang dulu siih.
Aku naik roller coaster 3 kali dengan tingkatan yang berbeda.
yang 1 di zona far far away dengan tingkat yang tidak menakutkan.
yang 2 di zona egypt dengan tingkat yang menegangkan dan menakutkan.
yang 3 di zona sci-fi dengan roller coaster yang..... aku tidak bisa mengatakannya karena ini paling tinggi, paling nyeremin dan.... wow.
Aku juga ketemu sama orang Indonesia. Dia cowok, ganteng, manis, dan dia tau aku Indonesia karena botol Aqua yang aku bawa dan aku isi secara gratis di Universal Studio (FYI, isi ulang Air mineral gratis di sini).
Setelah bercakap-cakap sama cowok itu yang sayangnya adalah berondong dan aku tidak tertarik, aku langsung capcus ke Siloso Beach.
Naik Skytrain yang juga for free abis itu setelah sampai di Beach Station, kita ketemu dengan... MCD !!! HURAAAY !!!
Tapi aku hentikan dulu karena aku mau langsung ke Siloso Beach. Kita naik semacam bus mini untuk diangkut ke sana. Kalo di Indonesia sebut saja.... Angkot. -_-
Kita ketemu buuuanyak bule tercecer di sini. Dan rata-rata.... ganteeeeng.
Dan juga kita buanyak nemu orang India di sini karena di sini juga ada tempat di sebut Little India. Bayangkan, orang India di sini bukan yang seperti di film. Putih putih, bagus kulitnya, ganteng, cantik. Tapi berbanding terbalik dengan aslinya you knowwww.
Item buanget. Dan setiap pria India sudah pasti.... berkumis. -_____- Aku juga heran.
Setelah sampai di Siloso Beach, aku foto-foto dooong yaaaa.
Habis itu, aku juga nyamperin resto ala prancis di sana. Betapa bahagianya..... Fresh Milk di sana itu FOR FREEEEE. OMG! ITU FRESH MILK GRATIS!!!
Berani mati ya dia. Coba di Indonesia... gak ada deh.... -____-
Balik lagi deh naik Bus Mini terus nongkrong sampe' malem di MCD.
Habis itu juga, kita langsung capcus nonton Songs of The Sea.
Itu bagus. Itu closing yang bagus kalo kamu berkeliling Sentosa Island.
Asli deh.
Karena apa, di sana ada kembang api. Di sana ada semacam tarian air laut yang benar benar indah. Di sini, aku membayangkan dia lagi. Opayangkusayangdankucintaselamanya. :")
Andai engkau ada di sini. Aku sempat membatin.
"Hei Opa. Apa kamu merasakan apa yang aku lihat? Apa kamu yang ada di sana membayangkan aku yang saat ini sedang membayangkan kamu ada di sini? Di sampingku, sambil melihat indahnya semua kecanggihan teknologi yang di sajikan di hadapan mataku? Andai kamu ada di sini. Aku merindukanmu."
Setelah pertunjukan yang spectacular itu, aku langsung kembali pulang dengan sebelumnya antri buat Skytrain ke Vivo City. -___-
Aku menemukan Giant. Hypermarket Giant juga eksis di Singapore rupanya....
Aku mampir sebentar lah beli mie gelas dan coklat berbentuk merlion untuk oleh-oleh temennya papa.
Setelah perjalanan yang melelahkan itu, kita balik ke hotel dan.... tertidur pulas.
Hari 4.
Ini hari terakhir. Huhuhuhuhuhuhu.
Sebenernya sih, agak gak tega ninggalin Singapore. Tapi mau gimana lagi. Eke sudah kangen beyud sama Indonesia. Sepadat-padatnya orang di Indonesia, tetep aja bikin aku kangen semuuuuanya sama Indonesia. Sama Surabaya apa lagi. Sama rumahku apa lagi.
Aku udah gak sabar juga pengen ninggalin Singapore. Tapi gak mau jugaaaaa.
Aku akhirnya packing. Bilang makasih sama mbak-mbak resepsionisnya karena udah ramah banget dan baik banget meskipun gak bisa bahasa Indonesia.
Kami langsung cabut naik MRT menuju Changi International Airport dengan sebelumnya berhenti di Bugis karena kurang beli buat oleh-olehnya dan sempat nongkrong pula di Burger's King. hehehe.
Setelah sampai di sana aku senang karena udah bisa mengunjungi negara tetangga dengan mandiri tanpa bantuan guide. Next trip bisa lah ke negara lain. *amiiin*
Jam 13.00 Waktu Singapore, kami langsung masuk ke pesawat dan sampai Surabaya dengan selamat sentosa pada pukul 15.00 WIB. Alhamdulillah.
Dengan kemacetan, dengan kepanasannya, dengan segala logat jawanya yang khas dan gak perlu berbahasa inggris lagi. Aku lega udah pulang.
Bisa makan nasi dan gak perlu takut itu kecampur babi. Aseeeek.
Ada satu hal yang masih aku ingat,
"Setinggi-tingginya Roller Coaster, tidak dapat melupakan Opa dari dalam hati, pikiran, dan akal sehatku."