Louise Ebel - She is absolutely gorgeous and Inspired me a lots. Alix - She had a very-beautiful eyes and blog. Eleonore Bridge - Had a great taste of Vintage. I'm in love with her. Rachel Marie - She is have a cool style that I've ever met. Just Click - So many Inspiring peoples here. Go check this out! I can't write here, one by one.
- you can press anywhere on the blank space to close -
Kamis, 28 Juli 2011
Singapore
hai hai. Sudah lama aku gak posting blog. aku akan bercerita tentang secuil liburanku di Singapore beberapa waktu yg lalu.
Hari 1.
Sampe' Singapore udah Maghrib. Setelah sempat shock sama Bandara Changi yang besar (karena ini pertama kalinya aku ke Singapore) dan berbeda sekali dengan Juanda, aku dan keluarga seperti orang bego dengan bahasa Inggris yang.... lumayan.
Tujuanku ke Singapore, selain liburan, juga berusaha membangkitkan pikiran setelah patah hati dari seseorang yg kucintai. Daripada di rumah bengong galau terus kenapa kita gak coba membangkitkan semangat di negara orang? -o-
Pertama, setelah tanya ke information center di mana kita bisa mendapatkan Ez-Link Card, kita langsung pergi ke Skytrain di mana kita bisa langsung capcus dari Terminal 1 ke 2. FOR FREE. Dan di terminal 2 kita bisa menuju ke MRT Station yang bisa membawa kita ke mana-mana keliling Singapore (kalian hanya bisa beli Ez-Link Card di MRT Station dengan harga 15 SGD). Ohiya, kalian harus sering baca-baca petunjuk yaaa untuk travelers or backpackers. Kalau enggak, kalian bisa kesasar. Dan jangan lupa bawa peta. Ada kok di Bandara Changi buaaanyak.
Setelah naik kereta bawah tanah yang super duper bersih, kita sekeluarga turun di Station Novena. Langsung naik bus nomer 21 daaaaan, tibalah kita di Hotel. Aku seperti orang Singapore aja nih gak pake guide tapi bisa langsung sampai tujuan. And thanks a lot to google. :*
Setelah sampai di Hotel, kita kelaparan. Karena hotel yg aku tinggalin sementara deket sama food court, kenapa gak coba aja makan masakan Singapore. Well, setelah di lihat juga, kami agak kesusahan karena gak ada yg halal. Dikit. Ada juga Sate yang berubah nama menjadi Satay. Tapi masa' jauh-jauh ke Singapore cuma beli Sateeeee. -_-
Akhirnya kita beli mie daging sapi yang entah itu halal atau tidak. Karena papa yg super bawel masalah makanan, akhirnya kami menuju ke mall dekat hotel. Ada KFC dan MCD ! OMG. Emang udah mendunia yaaa.
Tapi sayang. Gak ada nasi. Sialan. Mana itu kentang goreng hambar banget gak ada gula. Pokoknya beda bener sama yang di Indonesia deeeh.
Setelah kenyang, kami langsung balik ke... Hotel dan... tidoooor buat hari ke 2.
Hari 2.
Pagi-pagi kami udah bangun. Karena aku udah buat jadwal acara keliling Singaporeeeee. huahuahua. Siap-siap kaki, siap-siap kamera, siap-siap air minum karena... Air mineral di sini lumayan mahal. Bisa sampai 2 SGD. Mahal gak tuuuh.
Jadwal pertama menuju Bugis Village ! Surganya belanja barang-barang buat oleh-oleh teman yang murah. Huahuahua. Langsung capcus dari hotel naik bis lagi nomer 21 lagi menuju MRT Novena. Dan setelah itu naik kereta lagi menuju ke Bugissssss. YAHUUUU.
Setelah sampai Bugis, kami belanja baju. 10 SGD dapet 3 kaos. hmmm lumayan merogoh kocek sih kalo di Rupiah.kan tapi yasudah orang gak bisa di tawar.
Terus gantungan kunci seharga.... 2 SGD. Yang ini lumayan murah lah soalnya bentuknya bagus-bagus. huehuehue.
Setelah puas berbelanja di sana, kami coba jalan lagi menuju Rumah Makan Hj. Maemunah. Aku dapat dari internet dan katanya enak, halal pula. wkwkwk.
Tapi juuuuauh kalo jalan kaki dari Bugis Village. -_- Dan aku udah ngerasain.
Tapi rasa makanannya enak sih, kayak masakan padang. Cuma gak sesedap di Indonesia (emang dasar lidah Indonesia) wkwkwk. Bahagianya, air mineral di sana gratis tis tis tis.
Habis itu selesai makan di sana, kami langsung naik MRT lagi dan capcus ke Orchard.
ORCHARD ROAD. Surganya bagi para perempuan seperti aku buat belanja. Bangunan yang super megah dan indah dengan berderet-deret brand tas, baju, dan produk-produk terkenal di dunia ada di sana. Mataku langsung biru dan mata mama langsung hijau.
Mama nyeret minta ke store Hermes dan aku nyeret mama ke toko sepatu dan Giordano yg ada SUMMER SALEEEEEE !!! SALEEEEE !!!!
Okay, itu lebay. Tapi sumpah baju Giordano jadi murah meriah di sana. Pelissss deh yaaaaa.
Aku seneng banget di sana sampe' sore. -_-
Setelah puas berbelanja dan berfoto-foto ria, aku langsung capcus naik MRT lagi menuju City Hall MRT. Jalan sampe' Fullerton Road, dan... ada kejadian paling berkesan di sini.
Orang Singapore, pengendara motor dan mobil di sana, amat sangat menghargai pejalan kaki sepertiku. Ketika kami ingin menyebrang di Zebra Cross, tanpa ada lambaian tangan, mobil dan motor pada berhenti sendiri di belakang garis Zebra Cross. Bagaimana aku tidak tersanjung.
Andai Indonesia memiliki niat seperti itu. Pasti senang liatnya.
Sampailah kami di Merlion Park ! :D
Maskot Singapore yang kalo belum foto di sana rasanya kurang afdol. Yasudah kami berfoto-foto ria di sana dengan pengunjung yang lain.
Saya senang di Singapore. Karena banyak bule bule ganteng bertebaran sana sini. wkwkwk.
Dan, kami jalan-jalan lagi ke Esplanade Park terus foto deket bangunan yang aku bilang sih mirip banget sama buah Durian....
Rencananya mau foto di patung Sir Thomas Stamford Raffles. Orang yang sudah menemukan Negara Singapore, tapi sayang. Museumnya lagi di renovasi. Ga asiiiik.
Rencananya juga sih mau naik Singapore Flyer yang kabarnya itu merupakan bianglala tertinggi di dunia melebihi tinggi bianglala London Eye. Bahkan katanya bisa kelihatan Indonesia sama Malaysia.
Tapi sekali lagi. Sayang sekali sodara sodara, Singapore Flyer lagi gak berfungsi. :(
Habis itu sampe' malem jalan-jalan ke Helix Bridge. Romantis deh kalo ajak pacar ke sini. Karena di setiap perjalanan kita di jembatan itu diiringi sama musik-musik romantis yang merdu sekali dengan kilauan cahaya lampu warna-warni di sekeliling bingkai jembatan yang asli seni banget.
Dan saat itu juga, aku keingat sama dia. Opayangkusayangdankucintaselamanya. :')
Andai kita berdua bisa menikmati perjalanan ini. Ahhh... sudahlah itu hanya impian yg gak akan pernah terwujud. He is happy now with someone else.
Setelah kecapekan dan perjalanan terakhir kita sampai di Marina Bay, ini sudah malam. Kami langsung naik MRT dari station Marina Bay dan capcus ke hotel. Tidur dan siapin tenaga buat besok seharian di Sentosa Island.
Hari 3.
Sentosa Island i'm coming !
Universal Studio i'm coming !
Songs of the Sea i'm coming !
Itulah yang ada di benakku pada waktu itu.
Well, masih naik MRT menuju ke Harbour Front Station. Setelah itu naik Sentosa Express lewat Vivo City... dan kaboom. Sampailah aku di Sentosa Island.
Langsung capcus ke Universal Studio dan foto-foto di bola dunia itu tuuuh yang terkenal. Kurang afdol rasanya kalo belum foto.
Niatku ke Universal ini mau main, permainan yang ekstriiim. Yang bikin sport jantung dan yang memacu adrenalin tentunyaaa.
Astaga aku seneng banget. Bisa ketemu KungFu Panda, Hewan di Madagascar, Woody Woodpecker, Charlie Chaplin, Joker, Marlyn Monroe, banyak deeeh. Meski foto-foto bareng mereka harus antri panjaaaang dulu siih.
Aku naik roller coaster 3 kali dengan tingkatan yang berbeda.
yang 1 di zona far far away dengan tingkat yang tidak menakutkan.
yang 2 di zona egypt dengan tingkat yang menegangkan dan menakutkan.
yang 3 di zona sci-fi dengan roller coaster yang..... aku tidak bisa mengatakannya karena ini paling tinggi, paling nyeremin dan.... wow.
Aku juga ketemu sama orang Indonesia. Dia cowok, ganteng, manis, dan dia tau aku Indonesia karena botol Aqua yang aku bawa dan aku isi secara gratis di Universal Studio (FYI, isi ulang Air mineral gratis di sini).
Setelah bercakap-cakap sama cowok itu yang sayangnya adalah berondong dan aku tidak tertarik, aku langsung capcus ke Siloso Beach.
Naik Skytrain yang juga for free abis itu setelah sampai di Beach Station, kita ketemu dengan... MCD !!! HURAAAY !!!
Tapi aku hentikan dulu karena aku mau langsung ke Siloso Beach. Kita naik semacam bus mini untuk diangkut ke sana. Kalo di Indonesia sebut saja.... Angkot. -_-
Kita ketemu buuuanyak bule tercecer di sini. Dan rata-rata.... ganteeeeng.
Dan juga kita buanyak nemu orang India di sini karena di sini juga ada tempat di sebut Little India. Bayangkan, orang India di sini bukan yang seperti di film. Putih putih, bagus kulitnya, ganteng, cantik. Tapi berbanding terbalik dengan aslinya you knowwww.
Item buanget. Dan setiap pria India sudah pasti.... berkumis. -_____- Aku juga heran.
Setelah sampai di Siloso Beach, aku foto-foto dooong yaaaa.
Habis itu, aku juga nyamperin resto ala prancis di sana. Betapa bahagianya..... Fresh Milk di sana itu FOR FREEEEE. OMG! ITU FRESH MILK GRATIS!!!
Berani mati ya dia. Coba di Indonesia... gak ada deh.... -____-
Balik lagi deh naik Bus Mini terus nongkrong sampe' malem di MCD.
Habis itu juga, kita langsung capcus nonton Songs of The Sea.
Itu bagus. Itu closing yang bagus kalo kamu berkeliling Sentosa Island.
Asli deh.
Karena apa, di sana ada kembang api. Di sana ada semacam tarian air laut yang benar benar indah. Di sini, aku membayangkan dia lagi. Opayangkusayangdankucintaselamanya. :")
Andai engkau ada di sini. Aku sempat membatin.
"Hei Opa. Apa kamu merasakan apa yang aku lihat? Apa kamu yang ada di sana membayangkan aku yang saat ini sedang membayangkan kamu ada di sini? Di sampingku, sambil melihat indahnya semua kecanggihan teknologi yang di sajikan di hadapan mataku? Andai kamu ada di sini. Aku merindukanmu."
Setelah pertunjukan yang spectacular itu, aku langsung kembali pulang dengan sebelumnya antri buat Skytrain ke Vivo City. -___-
Aku menemukan Giant. Hypermarket Giant juga eksis di Singapore rupanya....
Aku mampir sebentar lah beli mie gelas dan coklat berbentuk merlion untuk oleh-oleh temennya papa.
Setelah perjalanan yang melelahkan itu, kita balik ke hotel dan.... tertidur pulas.
Hari 4.
Ini hari terakhir. Huhuhuhuhuhuhu.
Sebenernya sih, agak gak tega ninggalin Singapore. Tapi mau gimana lagi. Eke sudah kangen beyud sama Indonesia. Sepadat-padatnya orang di Indonesia, tetep aja bikin aku kangen semuuuuanya sama Indonesia. Sama Surabaya apa lagi. Sama rumahku apa lagi.
Aku udah gak sabar juga pengen ninggalin Singapore. Tapi gak mau jugaaaaa.
Aku akhirnya packing. Bilang makasih sama mbak-mbak resepsionisnya karena udah ramah banget dan baik banget meskipun gak bisa bahasa Indonesia.
Kami langsung cabut naik MRT menuju Changi International Airport dengan sebelumnya berhenti di Bugis karena kurang beli buat oleh-olehnya dan sempat nongkrong pula di Burger's King. hehehe.
Setelah sampai di sana aku senang karena udah bisa mengunjungi negara tetangga dengan mandiri tanpa bantuan guide. Next trip bisa lah ke negara lain. *amiiin*
Jam 13.00 Waktu Singapore, kami langsung masuk ke pesawat dan sampai Surabaya dengan selamat sentosa pada pukul 15.00 WIB. Alhamdulillah.
Dengan kemacetan, dengan kepanasannya, dengan segala logat jawanya yang khas dan gak perlu berbahasa inggris lagi. Aku lega udah pulang.
Bisa makan nasi dan gak perlu takut itu kecampur babi. Aseeeek.
Ada satu hal yang masih aku ingat,
"Setinggi-tingginya Roller Coaster, tidak dapat melupakan Opa dari dalam hati, pikiran, dan akal sehatku."
Jumat, 18 Maret 2011
Study Tour IPA :D
Ahhhhh. Kemarin habis jalan2 study tour ke Malang.
Ke Balai Inseminasi Buatan.
Di sana, banyak sekali pengalaman2 yang aku terima sama teman2. Foto-foto juga gak lupa dong, apalagi tempatnya alami begitu. Hijau di mana-mana.
Banyak sekali kejadian lucu yang aku lihat.
Mulai dari cara sapi melakukan hubungan intim, sampai nama-nama sapi tersebut.
Masa' ada Sapi namanya Da Vinci??? Please deh.
Dan cara mengeluarkan sperma yang ada pada sapi itu, dengan melakukan hubungan dengan sesama jenis sapi. Homo dong mereka? -____-
Alasannya sih kata bapaknya itu, mereka tidak mengembangkan sapi betina. Mereka hanya mengembangkan sapi jantan di sana.
Setelah pergi dari tempat Balai Inseminasi Buatan di Singosari kabupaten Malang. Aku dan rombongan anak IPA lainnya langsung capcus ke Bakpao Telo. Waaaaah, ungu di mana-mana. Warna favoriteku. hehehe.
Aku beli ice cream telo, bakpia telo, dan masih banyak lagi. Buat oleh-oleh di rumah. :)
Bakpia telo bener-bener enak deh. Aku jadi pengen lagi. Gak bohong, enak banget.
Habis dari sana, rombongan melanjutkan perjalanan ke Purwodadi.
Sebuah cagar alam di daerah Purwodadi.
Hijau lagi di mana-mana.
Foto-foto pun menjadi pilihan yang baik dan tak terlupakan.
Konon, jika ada pasangan orang pacaran sedang berpacaran di sana, maka kalau mereka berjodoh akan terus berlanjut sampai tua.
Kalau enggak, ya putus.
Kasihan.
Kami berada di sana sampai jam 5 sore langsung lanjut pulang ke Sidoarjo. Dan aku sangat senaaaaaaaaaaaaang sekali. :3
Senin, 28 Februari 2011
Tua Bangka Jaman Sekarang
FYI, gw udah bikin KTP loooh. Namun hasilnya MA-DE-SU banget. Gila aja, bener emang bikin KTP a.k.a Kartu Tanda Penduduk itu gratis, tapi, hasil fotonya jelek banget. Gw berbicara apa adanya dan asli ada buktinya. Gak nyangka mereka pelit tinta printer banget.
Subsidi dari pemerintah kurang..... kebanyakan korupsi sih.
Setelah itu gw beralih ke kepolisian, gw daftar buat ujian Sim A dan Sim C. Lama banget nunggunya, masih tanggal 22 Maret nanti. Belum harus ada peraturan, pake mobil ama motor
dari sana. Repot amat deh, gw gak pewe kalo gak pake kendaraan gw sendiri. Tapi.... gw pasti bisa. Amin.
Balik ke topik semula.
Gw ke Sun City. Itu merupakan mall terbesar di kota gw yang kecil ini *tapi tetep modern*. Gw beli kemeja baru, 2. Gw skrng lebih nyaman pake kemeja + jeans. Gak neko-neko tapi tetap cantik. :p
Waktu pulang, di saat suasana hujan yang menurut gw itu hujan lebay abis. Gimana mau nyante, orang deresnya kayak semut mandi pake shower hehehehe.
Gw ketemu sama salah satu kenalan nyokap gw, sebut saja dia Om Paijo.
Gw bakalan deskripsiin gimana pandangan gw tentang Om Paijo. Ingat, mendeskripsikan dan bukan menghina.
Yang jelas dia gaul. Sebetulnya dia lebih pantas menyandang predikat KAKEK, daripada OM. Secara ya, dia itu berumur sekitar kepala lima.
Rambut putih semua, iya kalo ganteng seperti Gerard Way di The Black Parade. Nah ini, ganteng enggak, tua iya. Mana gayanya bener2 anak muda banget. Wetseh, tapi jangan salah, ini Om Paijo kantongnya tebel abis. Bukan gara2 tebel kartu nama. Duitnya mameeeeeeeen! Duitnyaaa!!!
Pesangon 1 Milyar lebih dari tambang minyak tempat dia bekerja, cukup untuk cari Istri baru yang menurut dia bisa menggantikan Istri lama.
Dasar genit babitch banget.
Okay, gw juga tadi lihat dia pegangan tangan sama pacar muda dia.
Mereka panggil "Papi" dan "Mami" lagi. Bikin gw pengen muntah aja nih. Secara mereka berdua itu GAK serasi banget. Gw bahkan sempet kira kalo itu cewek anaknya Om Paijo. Karena masih muda banget.
Cewek itu putih sih, tapi gak cantik di mata gw. Coba kalo dia gak putih, pasti jelek. Dia itu chinesse, tinggi, rambut panjang namun cokelat seperti karatan.
Dia itu gak cantik, gak manis pula. Mendingan gw juga ke mana-mana :p
Tapi menurut gossip yg gw dapet dari nyokap, Om Paijo cuma diporotin doang sama si cewek *kasihan*. Yaiyalah, secara apa gitu yang di cari dari Om Paijo kalo gak hartanya dia. Muka aja gak mendukung, tp untung dia kaya. Kalo gak ya mana mau si cewek.
Well, dari semua itu gw tau. Cinta itu tidak penting bagi mereka. Om Paijo menyukai Cewek itu tadi karena dia masih perawan. SEDANGKAN...... Cewek itu tadi menyukai Om Paijo karena Harta.
Bagiku, "Cinta adalah sebuah tiang, dimana dengan cinta dan kasih sayang, kita bisa melalui masa2 sulit bersama pasangan dengan indah. Mereka ada buat kita dan menerima kita apadanya tidak peduli, umur, harta, canti atau tidaknya seseorang.
Bukan fisik, tapi hati.
Percuma fisik bagus muka cantik tapi hati bejat gak karuan."
Love is for the right person.
True love its happening in a one time, and never take a chance for other peoples.
So, if somebody loves you with all of their hearts, dont dare to make them feels dissapointed at you.
You know it so well, how hurts it is.
If somebody doesn't love you back, why you still begging for them?
Minggu, 27 Februari 2011
Kejadian Menegangkan di hari Sweet Seventeen.
Hello, gw muncul lagi nih di blog gw yang a
mat menyedihkan ini.
Yeah yeah, masih sama menyedihkannya seperti dulu kalo kata gw sih.
Gw masih pendek, bantet, gak jelas banget pokoknya. Entah kenapa dulu gimana "kerja sama" bokap nyokap gw, kok gw bisa jadi seperti skrng ini.
Wetseh, gak penting juga beritahu hal seperti itu. Out of topic.
Kembali ke topik semula.
Sweet Seventeen.
Kebanyakan, bagi kaum hawa *including me*. Umur 17 itu merupakan hal yang amat sakral bagi mereka, di mana mereka sudah dianggap dewasa. Sudar besar. Padahal, gw udah dari sononya udah besar, gak perlu liat umur, orang2 jg pada tau lagi
gw besar. -_-
Gw yang secara disengaja dan di harap2kan oleh banyak orang pada tahun 1994, lahir di sebuah rumah sakit tenar di daerah Surabaya pinggiran dikit yg skrng terkenal karena lumpur lapindonya, pada tanggal 25 , bulan February, hari Jumat jam 13.00 WIB.
Dan kemarin tanggal 25 February, gw Ulang Tahun mamen. Yang ke 17 pula.
Gw sempet maksa nyokap buat gak ngerayain ultah gw as
al gw di kado iPhone. Alhasil, dimarahin. Dan akhirnya, gw ngerayain juga deh Sweet Seventeen gw itu. Gak ada perubahan sih selama gw berumur 17 kali ini. Sama begonya gw kira. -___-
Gw ngerayain sweet seventeen gw di sekolah, ngapain kalo kita ngerayain sweet seventeen dengan adanya pesta besar2an kalo itu gak ada manfaatnya? Mending kita ngerayain di sekolah dengan di doakan orang2 yaaaaaaaang banyak. Yang pada berharap dan doain gw bisa jadi pinter -Amin- (pada kenyataan gw gak pinter sama sekali). Nah, sebelum kejadian perayaan sweet seventeen gw itu terlaksana, ada beberapa kejadian yang kurang mengenakkan hati.
Waktu itu, janjinya orang yang mau kirim tumpengnya
buat guru2 ama nasi kotak buat temen2 sekelas, JANJINY
A ........ mau dateng JAM 10. SEPULUH!
Gw sama bonyok nungguin sampe' lamaaaaaaaaaaaa banget. Berjam-jam. Gila aja lo, ini Ulang Tahun gw mamen. Dan itu hari Jumat, di mana sekolah pulang lebih awal dari pada seharusnya. Dan sejujurnya gw seneng pulang awal, tapi special Ulang Tahun gw kemarin, gw gak suka. Gw berharap jangan sampai ada yg pulang.
Gw balik ke kelas, bersih-bersih karena itu memang Hari Jumat Bersih untuk sekolah gw. Gw liat dari jendela, mana ini mobil pengantarnya kenapa gak dateng? Dalam hati nih udah was-was aja. Gw selalu liat jam di BB gw.
Sejam......................................................... tidak ada hasil.
Dua jam..................................................... tidak ada hasil.
Tiga jam..................................................... tidak ada hasil.
Gw sms nyokap akhirnya.
"Ma, mana ini tumpengnya kenapa belom dateng? Ntar keburu pula
ng ini anak2 sama guru2." Gw panik luar biasa, keluar keringat dingi dan sebagainnya. Bahkan di saat anak2 pada main ABC, gw cuma ketawa seakan di buat-buat gak ada apa-apa. Nyatanya, ada apa-apa.
Hingga pada akhirnya, Bel Pulang Sekolah berbunyi.
WADUH! Otomatis, gw panik setengah idup. Rasanya kebelet nangis tapi campur mau pingsan campur rasa malu juga ke Pak Bambang -wali kelas gw- karena gw secara meyakinkan seperti mau bener2 ngerayain dan Pak Bambang sendiri juga udah umumin ke guru2 yg lain secara besar2an. Ke Kepala Sekolah jugaaaaaaaaa! Kalo gak jadi kan...... BISA G
ILA!
Pak Bambang -melalui Beta, temen sekelas- bilang kalo anak2 sekelas jangan ada yg boleh pulang. Oke gw seneng, karena masih ada harapan mereka akan ada disaat perayaan. Beberapa menit kemudian, Bonyok dateng sama mobil orang yang bikin Nasi Tumpeng sama Nasi Kotak. Wohooooo, seneng banget gw. Berasa legaaaa banget. Semua langsung di urus dan di proses dengan baik dan benar.
and so..... the show begin.
Gw sama Bonyok ke ruang guru, sudah banyak guru2 yang nunggu rupanya. Yaiyalah, secara, kapan lagi makan2 gratis? -_- Di dampingi Pak Wahid -guru agaman kelas X gw yg agak porno- Kami semua berdoa. Entah doa apa yg di ucapkan, yg jelas gw aminin aja. Pasti beliau doakan yg baik. Hehehehehe '-'v
Setelah berdoa, guru2 langsung deh ucapin selamat dan cipi
ka cipiki ke gw. Gila aja gw cipika cipiki ama 80 lebih guru. Pipi gw langsung berasa kendur. o_O
Selesai di ruang guru, Gw ama Bonyok langsung cabut ke kelas gw di XI Ipa 2.
Hehehe, anak2 sekelas pada duduk rapi tenang gitu deh. Apalagi yang namanya Sarjono, orang gila tapi pinternya naudzubillah. Dia gak sabar mau makan itu nasi kotakan. Akhirnya, sama kayak yang tadi, gw di doakan sama guru agama, kali ini Pak Irfan -guru agama kelas XI- tapi sebelumnya gw harus kasih sambutan.
Gak akan gw jelasin sambutan, karena itu memalukan. -_-
Setelah itu acara doa2 selesai, dan Nasi dibagikan. Mereka teman sekelas pada makan, dan meski ada sisa, gw gak makan nasi itu lho. Gw kasih ke temen2 gw yang lain. Chikita,
bestie gw yang anak IPS kebagian. Inge sama Nikit
a, bestie gw yang dari OSIS juga. Hehehe.
"Gw suka berbagi, gw suka lihat mereka ada di sana
senang karena hari special gw. Gw suka sama kecerian mereka, gw suka cara mereka mengucapkan happy birthday buat gw. Bagi gw itu berkesan banget, meskipun tanpa kado, ucapan adalah kado terindah buat gw. Karena gw tau, mereka menghargai gw."
Gw paling suka waktu buka kado dari Lia, bestie gw. Gw dapet Headphone baru setelah yang lama rusak Ehehehehe. Thengso babe, you dont know how much I love you. :*
Dan gw juga suka ketika Dika, kasih ucapan Happy Birthday pertama di sana. Itu sangat berarti, dan sangat menyentuh hati. He is the best thing that I could ever have. I hope I could celebrate my birthday party with him. Someday, we will Dika.
Dan gw juga senang ketika Opa, ucapin Happy Birthday ke gw. Meskipun telat dan gw sempet kecewa, gw tetep seneng. Karena gw gak bisa untuk marah-marah lama ke dia. He is the one who can makes me feels better even he is so far away from here. Someday I will celebrate my birthday party with him too.
Just back from the Hell. Yeah. When My PC was broken and I can't post anything. Can't upload my photo, and etc.
Now I'll show you bout my last weekend with school party. a.k.a in Indonesian with PENSI. the place that teenagers can show their ability bout art. :) Love it.
First of all, I'll show you. My school.
Damn. Thats a great shcool that I've ever had. SMAN 4 Sidoarjo. hha.hha. We can find many damn cool and killers teacher at there. Yeah, still High School.
Nah. At 29 May 2010. OSIS ---> My Organitation Just make a even. We just invite Indie Band from Indonesia. Like D'soul and Si Bolangs. But, thats a greaat! I'd love D'soul so damn much.
and I just like my outfitts for PENSI. Damn. I Love My Shirt damn much.
That Photo was taken by Kartika Yustina Mandala Putri. My Senior at High School. :DD
And The Last One. Just by my Camera on mobile E72. :D